fbpx

Kategori: Berita

KEBUTUHAN PEMBANGUNAN MASJID ISTIQOMAH MAJENE, SULAWESI BARAT

Pembangunan Masjid Istiqomah Desa Lombang Timur – Majene, Sulawesi Barat sudah berjalan hampir sekitar 2 minggu, Namun masjid ini masih membutuhkan sedikit tambahan bantuan donasi lagi yang sangat mendesak sekali berupa

Kebutuhan mendesak :

  • Selang Air 500 meter, harga Rp. 350.000/meter – Total Rp. 3.600.000,-
  • Keramik 25 Duz, harga Rp.85.000/Duz – Total Rp. 2.125.000,-
  • Lampu untuk penerangan Masjid Istiqomah Rp. 1.000.000,-

Bagi para Donatur bisa mendonasikan sedikit hartanya utk keperluan pembanguan Masjid Istiqomah di majene, Propinsi Sulawesi barat, melalui Donasi Bencana Alam :

Bank Syariah Indonesia ( BSI ) No.Rek : 7147885762 – A.n : Indonesia Relief Rescue Jl. Sunan Giri no.1 rawamangun, Pulogadung – Jakarta Timur 13220. Call Centre : 081319485455 / 08229740044 ( ALI )

#Bantuanbencanaalam

#Bantuanmasjid

Pembina IRRES melepas Tim Rescue ke Lokasi Banjir

irres.news, Sabtu,20/2 2021

Sabtu pagi (20/2) diiringi mendung yang masih bergelayut dilangit Jakarta, pembina IRRES Dr.dr.M.Wawan Mulyawan, Sp.BS melepas tim rescue yang akan bertugas mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana di jabodetabek.

Pelepasan yang berlangsung di halaman markas IRRES di Rawamangun Jakarta Timur ini juga di ikuti oleh Direktur Perguruan Al Azhar Rawamangun Drs.H.Nasjudi, S.Pd, M.Pd dan Bendahara Umum YAPI Nirwansyah.

Dalam amanatnya dr. Wawan yang juga Ketua Umum YAPI menyampaikan bahwa IRRES yang merupakan lembaga kemanusiaan yang didirikan oleh para alumni YAPI akan terus berusaha untuk terlibat di setiap bencana yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan itu juga dr. Wawan berpesan agar tim yang bertugas tetap menjaga keselamatan anggotanya. “Keselamatan tim rescue adalah yang utama, sebelum melakukan penyelamatan,” katanya.

Musim hujan yang terjadi saat ini menurut BMKG adalah curah hujan yang ekstrim sehingga masyarakat perlu waspada. Penanganan bencana ini harus didukung oleh semua komponen masyarakat, karena keterbatasan pemerintah dan meluasnya daerah bencana banjir saat ini yang hampir dialami oleh sebagian besar wilayah Indonesia.

Pada penutupan amanatnya dr, Wawan mengajak agar para donatur ikut membantu masyarakat yang terdampak bencana melalu IRRES. ” Insya Allah tim kami akan terus membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tutupnya.

cw