fbpx

Penulis: admin

Maybank Gandeng IRRES Salurkan Qurban

Jakarta, 2 Agustus 2021 (late post)

PT. Maybank Indonesia, Tbk melalui Unit Usaha Syari’ah (UUS) menggandeng Indonesian Relief Rescue (IRRES) dalam penyaluran hewan Qurban pada Idul Adha 1442 H yang lalu.

Kegiatan penyaluran hewan Qurban oleh Maybank ini merupakan bagian dari total penyaluran oleh Maybank yaitu sebesar Rp.950.000.000.

Menurut Romy Buchari, Head Shariah Banking Maybank Indonesia, “Inisiatif Berbagi Untuk Kebaikan ini merupakan bagian dari upaya memberikan kontribusi positif bagi pemberdayaan komunitas dan masyarakat luas yang selaras dengan misi kami, Humanising Financial Services. Selain memberikan kemudahan ke nasabah dalam menunaikan ibadah kurban, UUS Maybank Indonesia juga ikut menyalurkan hewan kurban, meringankan beban saudara-saudari kita di tanah air dalam menghadapi pandemi, terutama pada Hari Raya Idul Adha yang penuh berkah ini.”

Romy menambahkan, “Maybank Indonesia terus berupaya untuk memberikan solusi dan kemudahan dalam kegiatan sehari-hari Nasabah, termasuk dalam melaksanakan ibadah kurban yang bisa dilakukan oleh Nasabah setiap saat. Sehingga, dengan adanya kemudahan tersebut akan semakin banyak Nasabah yang berkurban menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Kegiatan penyaluran bantuan ini menargetkan ke komunitas dan masyarakat di sekitar seluruh jaringan kantor cabang Syariah (“KCS”) dan kantor cabang layanan syariah yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten seluruh Indonesia dengan menggandeng lembaga maupun masjid sebagai mitra pelaksana kurban. Echsan, selaku Shariah Office Channeling Regional Jakarta 2 menyampaikan, “Khusus area Regional Jakarta 2 kami menggandeng Indonesian Relief Rescue (IRRES), LAZ Al-Aqsha De Latinos, LAZ Jakarta Amanah dan Masjid Al Muhsinin Alfa Indah untuk menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak 15 ekor kambing yang disalurkan kepada masyarakat disekitar lembaga dan masjid tersebut”.

Sementara itu, penyaluran daging hewan Qurban yang telah dilakukan oleh IRRES diberikan kepada masyarakat disekitar Rawamangun Jakarta Timur. Menurut Chairul Walid, Direktur IRRES, ” Tahun ini IRRES bersama LAZ YAPI dan Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri memotong sejumlah 1 ekor Sapi dan 9 ekor kambing, daging Qurban ini seluruhnya disebar sebanyak 900 bungkus”.

Chairul menambahkan, meskipun pada masa pandemi sekarang ini namun semangat para pequrban tetap tinggi, apalagi masyarakat sangat membutuhkan daging qurban ditengah bencana COVID-19 seperti ini. ” Kerjasama dengan PT. Maybank Indonesia Tbk ini sangat bermanfaat sekali dan semoga kedepan kerjasama dalam program kebaikan dapat terus berlanjut”, tutup Chairul.

cw

KEBUTUHAN PEMBANGUNAN MASJID ISTIQOMAH MAJENE, SULAWESI BARAT

Pembangunan Masjid Istiqomah Desa Lombang Timur – Majene, Sulawesi Barat sudah berjalan hampir sekitar 2 minggu, Namun masjid ini masih membutuhkan sedikit tambahan bantuan donasi lagi yang sangat mendesak sekali berupa

Kebutuhan mendesak :

  • Selang Air 500 meter, harga Rp. 350.000/meter – Total Rp. 3.600.000,-
  • Keramik 25 Duz, harga Rp.85.000/Duz – Total Rp. 2.125.000,-
  • Lampu untuk penerangan Masjid Istiqomah Rp. 1.000.000,-

Bagi para Donatur bisa mendonasikan sedikit hartanya utk keperluan pembanguan Masjid Istiqomah di majene, Propinsi Sulawesi barat, melalui Donasi Bencana Alam :

Bank Syariah Indonesia ( BSI ) No.Rek : 7147885762 – A.n : Indonesia Relief Rescue Jl. Sunan Giri no.1 rawamangun, Pulogadung – Jakarta Timur 13220. Call Centre : 081319485455 / 08229740044 ( ALI )

#Bantuanbencanaalam

#Bantuanmasjid

BANTUAN MESIN MOTOR PERAHU TEMPEL ALUMNI SMAN 3 JAKARTA

Alhamdulillah, Hari ini tgl 23 Februari 2021, IRRES TIM Jl. Sunan Giri no.1 Rawamangun, Pulogadung –  Jakarta Timur mendapatkan bantuan dari Alumni SMAN 3 Jakarta Angkatan 1984, berupa mesin Motor Tempel Perahu Tempel 25 PK guna membantu berjalannya operasional dilapangan yang bisa memperlancar dan mempercepat gerakan perahu di air saat menolong para korban bencana banjir, kami sangat berterima – kasih kepada Alumni SMAN 3 Jakarta atas bantuan mesin motor perahu tempel

Semoga selanjutnya bisa terjalin hubungan baik antara IRRES TIM dan Alumni SMAN 3 Jakarta, dan bila ada yang lain ingin membantu IRRES TIM dalam segala bantuan bencana alam bisa melalui Donasi Bencana Alam :

Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rekening : 7147885762

A.n : Indonesian Relief Rescue

Call Centre : 0813 1948 5455 (Ali).

#bantuanbanjir

#selamatkansesama

#bencanaalam2021

INVESTASI AKHIRAT

Barang siapa yang membangun masjid maka Alloh akan membangunkan semisal itu di surga (HR. BUKHORI MUSLIM)

masjid istiqomah Lombang timur Sulawesi Barat sedang dalam proses pembangunan, masih membutuhkan bantuan dari saudara2 dermawan untuk merampungkannya.

1. Renovasi Masjid
2. Pengadaan Air untuk tempat wudhu
3. Pengadaan Perlengkapan masjid

DONASI RENOVASI MASJID

REK. DONASI BSI (Bank Syariah Indonesia)
7147885762
A/n : Indonesian Relief Rescue

Confirmasi transfer Call center :
0813 1948 5455

Penyelamatan korban banjir diwilayah Pondok Jaya Jakarta Selatan masih berjalan, situasi saat dilokasi masih lah membutuhkan bantuan berupa perahu guna evakuasi para korban, dikarna kan adanya tanggul jebol dan kedalaman banjir mencapai 200 cm lebih.

Para korban pun merasa sangat terbantu oleh para relawan, bantuan utk para korban berupa tempat tinggal sementara utk tempat evakuasi para korban dan berupa bantuan Donasi Bencana Alam, Melalui :

Bank Syariah Indonesia (BSI)
No.Rek. : 7147885762
a.n : Indonesian Relief Rescue
Jl. Sunan Giri no.1, Rawamangun Pulogadung Jakarta Timur.
Call Centre : 0813 1948 5455

Banjir 3 meter,Warga Pondok Jaya Mampang di Evakuasi Tim IRRES

irres.news, Ahad, 21/2 2021

Sabtu (21/2) siang sejumlah warga Pondok Jaya, Mampang Jakarta Selatan yang rumahnya terendam banjir hingga 3 meter lebih berhasil di evakuasi oleh tim rescue IRRES Indonesian Relief Rescue.

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan, karena tim rescue terpaksa menggunakan ban dalam mobil sebagai sarana agar dapat mencapai warga yang berada di gang sempit.

Menurut komandan tim rescue IRRES, Armiko, lokasi banjir yang airnya cukup deras dan akses menuju rumah-rumah warga cukup sempit, tidak bisa dilewati perahu karet, kami terpaksa pakai ban dalam mobil,” kata Miko.

Banjir yang melanda warga di Jl. Pondok Jaya II ini menurut ibu Wenda yang jug a ketua RT setempat, terjadi sejak Jum’at malam. “Warga kami terisolir sejak malam tadi, sementara belum ada bantuan perahu karet, alhamdulillah kami dapat menghubungi tim IRRES,” kata bu Wenda.

Selain mengevakuasi warga, tim IRRES juga menyalurkan makanan siap saji dari donatur kepada warga yang terisolir karena tidak bisa kemana-mana.

Proses evakuasi hingga sore hari ini berlangsung lancar, tidak ada korban jiwa. Pada kesempatan itu bu Wenda sebagai ketua RT menyampaikan terimakasih kepada tim IRRES yang telah membantu warganya. “Kami ucapkan terimakasih atas bantuan teman-teman IRRES yang telah membantu warga kami, semoga tim IRRES diberikan kesehatan dan dapat terus membantu masyarakat lainnya yang terdampak bencana, tutupnya.

Donasi BSM/BSI 7147885762 an indonesian relief rescue

konfirmasi 082297400044

cw

Pembina IRRES melepas Tim Rescue ke Lokasi Banjir

irres.news, Sabtu,20/2 2021

Sabtu pagi (20/2) diiringi mendung yang masih bergelayut dilangit Jakarta, pembina IRRES Dr.dr.M.Wawan Mulyawan, Sp.BS melepas tim rescue yang akan bertugas mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana di jabodetabek.

Pelepasan yang berlangsung di halaman markas IRRES di Rawamangun Jakarta Timur ini juga di ikuti oleh Direktur Perguruan Al Azhar Rawamangun Drs.H.Nasjudi, S.Pd, M.Pd dan Bendahara Umum YAPI Nirwansyah.

Dalam amanatnya dr. Wawan yang juga Ketua Umum YAPI menyampaikan bahwa IRRES yang merupakan lembaga kemanusiaan yang didirikan oleh para alumni YAPI akan terus berusaha untuk terlibat di setiap bencana yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Pada kesempatan itu juga dr. Wawan berpesan agar tim yang bertugas tetap menjaga keselamatan anggotanya. “Keselamatan tim rescue adalah yang utama, sebelum melakukan penyelamatan,” katanya.

Musim hujan yang terjadi saat ini menurut BMKG adalah curah hujan yang ekstrim sehingga masyarakat perlu waspada. Penanganan bencana ini harus didukung oleh semua komponen masyarakat, karena keterbatasan pemerintah dan meluasnya daerah bencana banjir saat ini yang hampir dialami oleh sebagian besar wilayah Indonesia.

Pada penutupan amanatnya dr, Wawan mengajak agar para donatur ikut membantu masyarakat yang terdampak bencana melalu IRRES. ” Insya Allah tim kami akan terus membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tutupnya.

cw

Detik-detik Tim IRRES Evakuasi warga PGP Bekasi

irres.news, Jum’at (19/2) 2021

Hujan lebat yang melanda kawasan Jabodetabek sejak Kamis (18/2) kemarin mengakibatkan jebolnya tanggul kali Bekasi Jawa Barat. Perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih Bekasi salah satu lokasi yang terdampak cukup parah.

Ratusan rumah warga terendam Jum’at siang (19/2) menyebabkan banyak warga yang minta untuk di evakuasi. Sebagian besar mereka yang masih bertahan di lantai dua rumah mereka.

Menurut Armiko, Ketua Tim rescue IRRES, mereka langsung melakukan evakuasi begitu tiba di lokasi pada siang tadi, setelah sebelumnya mereka melakukan evakuasi di daerah Cipinang Melayu Jaktim.

Proses evakuasi yang cukup dramatis itu dilakukan dengan hati-hati lanjut Miko, karena dibeberapa titik air cukup dalam sampai sedada orang dewasa. Sebagian besar yang di evakuasi adalah para orangtua dan anak-anak. Kami harus hati-hati karena banyak lokasi yang cukup berbahaya, kata Miko.

Hingga sore ini, tim IRRES telah mengevakausi 5 keluarga menuju tempat yang aman. Armiko melanjutkan, masih banyak warga yang minta di evakuasi, namun perahu karet terbatas.

Malam ini akan dilakukan kembali evakuasi warga, terutama mereka yang berada dilokasi yang terjauh, sampai sore ini air belum menunjukan akan surut.

Cw

Kisah relawan Cantik asal kota Serang yang kerap terjun ke lokasi bencana.

Banyak cerita suka dan duka yang dialami anak pertama dari pasangan Budi Santoso dan Sumartun selama jadi relawan. Sukanya yakni, melihat orang yang dibantunya bisa bertahan hidup bahkan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Untuk dukanya, dirinya menemukan pasien yang
terlambat mendapatkan pertolongan, dan Tuhan berkehendak lain, padahal dirinya bersama rekan-rekan sudah berusaha dengan sekuat tenaga membantu kesembuhan dari pasien tersebut.

“Kadang sedih aja, kalau bertemu pasien dengan kondisi penyakit yang sudah parah. Dengan segala upaya sudah dilakukan untuk membantu pertolongan, tapi Allah SWT berkehendak lain. Mereka dipanggil oleh sang pencipta,” katanya.

Wiwit mengatakan, di Banten banyak pasien yang mengalami sakit bertahun-tahun tanpa adanya perhatian dari pemerintah. Wiwit bersama temanya mencoba bantu dengan dana swadaya dari warga Banten, bahkan dari luar Banten yang mendonasikan sedikit hartanya membantu membiayai pengobatan para pasien yang menginginkan kesembuhan.

“Biaya untuk pasien tak mampu biasanya dilakukan dengan menggalang dana melalui media sosial, jualan kaos, jualan gantungan kunci, sampai turun ke jalan untuk galang dana, namun rasa lelah itu semua terlupakan melihat kebahagiaan keluarga dan pasiennya,” katanya.

Banyak yang telah dilalui oleh wiwit selama bertahun-tahun menjadi relawan kemanusiaan di Banten, berbagi antar sesama dan bisa berbuat untuk orang banyak, merupakan kisah hidup yang tak akan terlupakan.

Apalagi ketika harus membawa pasien dari rumah, yang letaknya jauh dari pusat kota menuju rumah sakit dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah.

“Rasanya kasihan, kami saja orang yang sehat merasa tak nyaman duduk di atas mobil ambulans dengan jalanan yang kurang baik, apalagi mereka yang sedang sakit dan harus tiduran di atas ambulans,” katanya.

Bagi wanita lulusan Politeknik Pos Indonesia Bandung jurusan Teknik Informatika ini, menjadi seorang relawan banyak membuat dirinya belajar akan pentingnya berbagi dan bersyukur atas rizki yang telah diberi Tuhan, selain itu menjadi relawan, belajar untuk ikhlas memberi dan membantu sesama manusia meski tak mengenal siapa mereka. (mdk/hhw)

irres*